Republik Ceko Dukung Program Prioritas Pemkot Yogya

 

Umbulharjo - Hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan Republik Ceko semakin erat dengan adanya berbagai inisiatif di bidang kebudayaan, pariwisata serta pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan resmi Duta Besar Republik Ceko untuk Republik Indonesia, Jaroslav Dolecek dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan di Balai Kota Yogyakarta pada Senin (24/3).

 

Duta Besar Republik Ceko untuk Republik Indonesia, Jaroslav Dolecek menegaskan komitmen negaranya dalam mendukung berbagai program strategis yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satu kerja sama yang menjadi sorotan adalah hubungan Sister City antara Kota Yogyakarta dan Kota Hluboká, yang semakin berkembang sejak pertama kali diinisiasi pada tahun 2021. 

 

Suasana kunjungan kedutaan besar Republik Ceko

 

Ia juga menyebutkan kunjungannya ke Kota Yogyakarta bertujuan untuk memastikan implementasi rencana kerja sama antara Yogyakarta dan Kota Hluboká, yang telah ditandatangani di Eropa pada tahun 2024. Diharapkan, pada tahun 2025, kerja sama ini dapat ditingkatkan ke tahap yang lebih serius, yakni melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

 

"Ini adalah kunjungan keempat ke Yogyakarta. Kunjungan pertamanya dilakukan pada tahun 2021, saat pandemi COVID-19. Program Sister City ini awalnya diinisiasi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, kemudian diarahkan dalam konteks kerja sama terkait bangunan bersejarah. Dari kerja sama tersebut, hubungan antara Kota Yogyakarta dan Kota Hluboká telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik," ujarnya.

 

Duta Besar Republik Ceko untuk Republik Indonesia, Jaroslav Dolecek

 

Selain itu, Duta Besar Jaroslav Dolecek menawarkan dukungan tenaga ahli dari Ceko untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah Kota Yogyakarta. Program tersebut meliputi bedah rumah bagi keluarga miskin, Satu Kampung Satu Tenaga Kesehatan serta Satu Kampung Satu Korporasi. Pihaknya juga membuka peluang untuk menghadirkan tenaga ahli secara langsung guna mendampingi implementasi program tersebut.

 

“Kemudian nanti Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Ceko yang baru, Ibu Rina Prihtyasmiarsi yang juga akan segera berkantor di Praha, nanti akan kami hubungi untuk bisa langsung menindaklanjuti apa yang sudah kita rencanakan di Kota Yogyakarta,” tambahnya.

 

Di bidang kebudayaan, kerja sama ini semakin kuat dengan kehadiran Direktur Jenderal Museum Nasional Republik Ceko,Michal Lukes, yang turut serta dalam kunjungan ini. Lukes mengungkapkan bahwa Yogyakarta terpilih sebagai salah satu lokasi pameran bertema Czech Castles and Chateaux dari Republik Ceko, yang akan berlangsung di Taman Pintar mulai 24 Maret 2025.

 

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Yogyakarta atas kerja sama dalam penyelenggaraan pameran Czech Castles and Chateaux, yang merupakan salah satu warisan budaya dan sejarah Republik Ceko,” ungkapnya.

 

Michal Lukes juga berencana untuk menyelenggarakan seminar yang berfokus pada penerapan teknologi canggih dalam bidang permuseuman. Seminar ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi terbaru dalam pengelolaan museum, termasuk digitalisasi koleksi, penggunaan teknologi interaktif, serta strategi pelestarian warisan budaya yang lebih modern.

 

“Kami sangat berharap agar sistem pengelolaan museum yang telah diterapkan di Republik Ceko dapat diadopsi dan dikembangkan di Yogyakarta, sehingga dapat meningkatkan kualitas museum di kota ini,” ujar Lukes.

 

Pihaknya juga memberikan menawarkan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta sebuah kesempatan berharga untuk mempresentasikan sejarah, budaya, dan potensi wisata Kota Yogyakarta di Museum Nasional di Praha, Republik Ceko. Hal ini diharapkan dapat memperkuat hubungan budaya antara kedua negara serta memperkenalkan Yogyakarta ke khalayak internasional.

 

Selain itu, Perwakilan Resmi Kota Hluboká nad Vltavou, Veronika Lachova, mengungkapkan kekagumannya terhadap Yogyakarta dalam kunjungannya yang kedua ke kota budaya ini. Ia mengaku jatuh cinta dengan Yogyakarta karena kemampuannya menjaga tradisi budaya sambil tetap berkembang sebagai kota modern dengan masyarakat yang berpikiran terbuka (open-minded).

 

Dalam kunjungannya kali ini, Veronika Lachova mengajak tim wartawan CNN Prima, Alex Hrdinova dan Filip Mikolasek, untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan. 

 

“Liputan ini tidak hanya akan disiarkan di Republik Ceko, tetapi juga akan ditayangkan untuk masyarakat di berbagai negara Eropa, guna memperkenalkan Yogyakarta sebagai kota yang memiliki potensi besar dalam berbagai bidang,” katanya.

 

Wawancara eksklusif Wakil Wali Kota Yogyakarta bersama CNN Prima

 

Salah satu bentuk kerja sama di bidang pendidikan, Veronika menyebutkan akan dilakukan pertukaran karya secara virtual antara siswa SMP di Yogyakarta dengan siswa SMP di Ceko. Program ini dirancang sebagai solusi terhadap aturan yang melarang siswa SMP bepergian ke luar negeri sendirian.

 

“Jadi rencananya yang nanti akan ada yang namanya pertukaran pelajar virtual, jadi karya-karya adik-adik SMP 5 dengan karya anak SMP kami saling bertukar karya dan juga berbagai proyek riset secara virtual,” ungkapnya.

 

Selain itu, kolaborasi juga diperkuat dalam bidang ekonomi kreatif. Veronika dan timnya telah berinteraksi dengan berbagai komunitas ekonomi kreatif di Yogyakarta, termasuk Jogja Festival dan kelompok-kelompok pelaku ekonomi kreatif lainnya. Rencana ke depan adalah mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif berbasis masyarakat melalui berbagai program kerja sama dalam konsep people-to-people diplomacy.

 

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan bersama Perwakilan Resmi Kota Hluboká nad Vltavou, Veronika Lachova

 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama  dengan Kota Hluboka melalui program sister city. Pihaknya sangat mendukung penjajakan kolaborasi dengan berbagai bidang.

 

“Kami sangat mendukung upaya penjajakan kerja sama dengan langkah-langkah konkret dalam waktu dekat. Kami berharap hubungan sister city antara Yogyakarta dan Kota Hluboka sesuai dengan yang kita harapkan di berbagai bidang, seperti budaya, pariwisata dan UKM,” pungkasnya.

 

Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan

 

Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tim CNN Prima yang telah meliput dan memberitakan Kota Yogyakarta di negara mereka. Peliputan ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisata Yogyakarta kepada masyarakat internasional, khususnya di Eropa.

 

“Wisatawan asing yang selama ini mengunjungi Bali juga dapat melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Kami juga infrastruktur yang sangat baik,” tambahnya. (Chi)